Joshua Kimmich Kritik Loew Soal Pendepakan Tiga Rekannya

Joshua Kimmich Kritik Loew Soal Pendepakan Tiga Rekannya

Joshua Kimmich angkat bicara tentang pendepakan Thomas Mueller, Mats Hummels, serta Jerome Boateng dari tim nasional Jerman oleh juru tak-tik Joachim Loew. Ia menganggap cara sang juru tak-tik menjalankan hal tersebut amat tak berkelas.

Menurut pengakuan resmi Bayern Munich dan ke 3 temannya, Joshua Kimmich menganggap Loew seperti tak menghargai pengabdian ke 3 temannya ini sepanjang ini. Menurut ia, harusnya sang juru tak-tik memperoleh langkah setingkat lebih elegan dalam memberitahukan pendepakan ke 3 nya.

“Dari sudut pandang salah satu pesepakbola, saya harus menyatakan jika cara yang dieksekusi bukanlah bagus, ” tutur Joshua Kimmich setelah pertandingan Bayern Munich melawan VfL Wolfsburg, Sabtu (9/3/2019).

Pemain bertahan sebelah kanan Bayern Munich ini melanjutkan, “Mereka sudah membangun kesebelasan selama satu dekade dan membikin kami juara dunia. Saya amat menyadari jika keduanya menyesal. Khususnya saat menyaksikan jika mereka bukan terlalu tua buat memperkuat tim nasional. Mereka layak mendapat pelepasan yang lebih bagus. ”

Selain itu, bintang yang pernah membela RB Leipzig serta VfB Stuttgart ini menganggap ketiadaan Hummels, Mueller, serta Boateng merupakan kehilangan besar untuk tim nasional Jerman. Hal tersebut bakal menjadi tantangan besar. Khususnya untuk bintang-bintang yang masuk tim buat pertandingan kontra Serbia.

“Kukira tiap-tiap orang yang ada di klub harus memperoleh setingkat lebih banyak tanggung jawab, ” tutur Joshua Kimmich tentang transformasi struktur di tim nasional Jerman usai 3 temannya di Bayern ditendang oleh Loew.

Klopp Malas Pikirkan Man City

Klopp Malas Pikirkan Man City

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, malas memikirkan pencapaian laga Manchester City. Untuk Klopp, hal tersebut tidak begitu vital.

“Saya kira Kamu tak butuh jawaban dari aku. Kami cuma butuh berlaga sepakbola serta merebut kemenangan, kemudian kita saksikan apakah yang bakal berlaku, ” tutur Jurgen Klopp pada Soccerway.

“Ini tak seperti aku angkat kaki menuju ruang ganti serta seseorang memberi tahu aku pencapaian laga City, serta aku kena serangan jantung. Kemenangan mereka hal yang normal. ”

City unggul tipis 1-0 vs West Ham United di lanjutan laga Liga Inggris di Etihad Stadium, Kamis (28/2) dini hari WIB. Goal semata wayang kemenangan The Citizens dibuat Sergio Aguero.

Pada saat yang bersamaan, Liverpool unggul 5-0 vs Watford di Anfield. Skor yang memastikan kemenangan The Reds dibuat Sadio Mane (dua gol), Virgil van Dijk serta Divock Origi.

Hasil positif ini membikin Liverpool masih ada di pucuk klasemen serta memimpin 1 angka vs Manchester City.

“Jika Kamu ada pada pucuk klasemen, mungkin seluruh rival unggul. Begitulah adanya. Aku tak berpikir City, namun pastinya hasil positif mereka telah aku prediksi, ” tutur Jurgen Klopp.

Di pertandingan selanjutnya, Liverpool bakal melawan Everton pada Goodison Park. Hasil positif menjadi harga mati untuk The Reds.

Bayern Munich Masih Belum Bisa Pastikan Masa Depan Franck Ribery

Bayern Munich Masih Belum Bisa Pastikan Masa Depan Franck Ribery

Kesepakatan kontrak Franck Ribery bareng Bayern Munich bakal usai Juni nanti. Sampai sekarang dewan klub tidak mengindikasikan bakal menambah durasi kesepakatan kontraknya. Kondisi itu jua membikin CEO tim, Karl-Heinz Rummenigge menolak sesumbar.

Ribery merupakan satu dari sekian banyak bintang senior yang masih tinggal di Bayern bareng Arjen Robben. Namun bedanya Robben telah menegaskan pindah pada penghujung kampanye musim ini. Sedangkan masa depan ia tengah tidak tentu.

Rummenigge menyatakan Bayern sekarang tengah mencari tahu seluruh kemungkinan tentang sang pemain sayap. Pembaruan kesepakatan kontrak jadi satu dari sekian banyak pilihan mereka mengingat skill besar yang telah diciptakan sang pemain sayap selama itu.

“Kami telah mengalami beberapa tahun yang mengesankan karena Ribery. Aku amat menghormatinya. Kami semua seharusnya terbuka serta jujur tentang kesepakatan kontraknya, ” tutur Rummenigge.

“Pada titik tertentu kita bakal berbincang-bincang bersama Franck serta agennya tentang masa depannya di sini. Sehabis ini kami bakal membuat keputusan bareng. Namun sampai sekarang aku tak dapat memperkirakan apakah yang bakal terjadi mendatang. Kita menunggu saja semua, ” sambungnya.

Meski telah berusia 35 tahun serta penampilannya terus terganggu dengan cedera, bintang dari Prancis itu masih diandalkan juru tak-tik Niko Kovac. Terbaru dia menghantarkan Bayern Munich mendapat hasil positif dramatis 3-2 atas Augsburg.

Hadiri Pemakaman Emiliano Sala, Pelatih Cardiff City Kenang Janji Sang Mendiang

Hadiri Pemakaman Emiliano Sala, Pelatih Cardiff City Kenang Janji Sang Mendiang

Pelatih Cardiff City, Neil Warnock, mengaku amat takjub serta terkesan menyaksikan prosesi penghormatan terakhir pada mendiang Emiliano Sala. Hadir ke Progreso, Argentina, ia menyaksikan begitu saja betapa hebat ikatan kekeluargaan di antara mereka.

Atas dasar ini, Warnock menyadari betul duka mendalam serta kehilangan yang dirasakan warga Progreso. Ia pun menyadari, klubnya sudah merekrut salah satu pahlawan saat Emiliano Sala sepakat gabung dari FC Nantes, Januari lalu.

Datang langsung di dalam prosesi pada Progreso, Warnock pun lalu teringat janji yang pernah dilontarkan Emiliano Sala. “Dia berkata pada saya, ‘Saya akan memberikan Anda tak sedikit gol. Aku akan menjadi kunci untuk tim. ’, ” tutur manajer Cardiff itu pada Clarin.

Warnock menambahkan, “Dia tipe bintang dengan hati besar. Selaku pribadi, aku tak sudah mendengar tersedia komentar negatif tentang ia. Tak tersedia satu juga orang yang bicara negatif tentang ia. ”

Namun begitu, janji ini tak tertunaikan. Bahkan, Emiliano Sala tidak sempat satu kali pun memperkuat Cardiff. Ini karena pesawat yang ditumpanginya selepas berpamintan kepada teman-temannya di FC Nantes rubuh di Selat Inggris.

Untuk Warnock, tragedi kematian Emiliano Sala amat memukulnya. Ini karena tragedi seperti ini sangat tidak sering dan anyar kali itu dialaminya. “Selama 40 musim karier aku, ini sesuatu yang tidak pernah aku alami serta tak tidak diinginkan berlangsung. Dia merupakan pemain aku. Perasaan ini selalu memburu saya selama waktu, ” beber ia.

Sarri Belum Puas Lihat Performa Kante

Sarri Belum Puas Lihat Performa Kante

Walau sukses memperlihatkan performa yang cemerlang, juru tak-tik Chelsea, Maurizio Sarri masih berpikir belum puas dengan penampilan N’Golo Kante. Menurut pendapatnya, Kante masih perlu berkembang pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Di pertandingan lanjutan Liga Premier Inggris minggu ke-14, Kante sukses memperlihatkan performa yang bagus dan menghantarkan Chelsea mendapat hasil positif. Dia juga punya andil yang besar di balik terciptanya goal pembuka dari Pedro pada laga itu.

“Dia bisa memperlihatkan performa yang amat bagus. Ia bisa menyerang serta bertahan dengan amat bagus. Tapi, aku masih tidak begitu puas menyaksikan performanya,” tutur Sarri dilansir melalui website resmi Chelsea.

“Dirinya masih perlu meningkatkan pemahamannya dengan strategi yang aku mainkan. Di Tim nasional, dia biasa berlaga dengan seorang pemain berposisi gelandang lain. Sedangkan musim kemarin dia terbiasa berlaga di tengah bareng 1 ataupun 2 pemain berposisi gelandang lain,” tambah juru tak-tik dari Italia tersebut.

Menurut Sarri, peran kunci dari Kante ialah melindungi Jorginho. Dia juga meminta Kante bakal kerap ada di dekat Jorginho sepanjang berlaga di atas rumput hijau.

“Saat bola ada di sisi sebelah kanan permainan, dia tidak diperkenankan berada jauh dari Jorginho. Saat posisinya lumayan jauh dari Jorginho, maka kami punya problem besar. Dia mesti terus siap menolong Jorginho buat bertahan saat mendapat counter attack dari musuh. Itu perlu dia kerjakan sebab Jorginho tidak punya kualitas bertahan yang lumayan bagus,” tutup Sarri.

Emery Dukung Sepak Bola Seksi Mesut Ozil

Manajer Arsenal, Unai Emery, mendesak pemain kesebelasannya, Mesut Ozil, menjaga gaya bertanding yang disebutnya menjadi sepakbola seksi.

Arsenal sukses memenangkan pertandingan dengan kedudukan 3-1 melawan Leicester City di lanjutan Liga Inggris yang diselenggarakan pada Emirates, Selasa (23/10) malam WIB. Mesut Ozil juga menyatakan jika Arsenal memeragakan penampilan lain dari pada umumnya di pertandingan kali itu.

“Saya pikir rombongan saya berlaga seksi dini hari ini, ” klaim Ozil melewati akun Twitter resmi miliknya

Unai Emery sepaham oleh perkataan Mesut Ozil itu serta mendesak bintang Jerman tersebut stabil memperlihatkan tingkat performa kayak kala menaklukkan Leicester City.

“Penampilan Mesut hari itu amat baik serta hasil positif itu amat bagus, ” tutur Emery. “Arsenal pastinya bakal mendesak performa kayak itu dari dirinya secara reguler, ” jelasnya.

Selain itu, Emery memberikan pujian pemerintahan Ozil yang jadi kapten kesebelasan versus Leicester.

“Sangat vital buat jadi kapten di dalam kondisi kayak itu, namun Arsenal beruntung memiliki beberapa bintang dengan kapasitas mengatur kesebelasan, ” tutur Emery.

“Menurut aku Ozil dapat berlaga bersama komitmen serta kemampuan menurut ketika menghadapi Leicester. ”

Sekarang, Arsenal telah mengoleksi 7 hasil positif berturut-turut pada Liga Inggris. The Gunners duduk pada tempat ke 4 klasemen sedangkan Liga Inggris kampanye musim itu.

Ivan Rakitic Yakin Barcelona Sudah Siap Tanpa Messi

Pemain berposisi gelandang Barcelona, Ivan Rakitic, mengakui tak terlampau panik dengan cedera yang diderita oleh superstar kesebelasan, Lionel Messi.

Barcelona perlu ditinggal Lionel Messi karena dihantam cedera kala menghajar Sevilla di Stadion Camp Nou di partai minggu kesembilan La Liga Spanyol.

Di pertandingan itu, Lionel Messi sudah harus menghentikan laga kala pertandingan baru masuk ke menit ke-26 serta diganti dengan Ousmane Dembele.

Beruntung untuk Barcelona, ditinggal Lionel Messi tak membikin penampilan mereka mengalami penurunan serta sukses mendapat kemenangan 4-2.

Gol-gol hasil positif Barcelona dilesakkan oleh Philippe Coutinho (menit ke-2), Lionel Messi (12′), hukuman penalti Luis Suarez, 63′), dan lesatan Ivan Rakitic (88′).

Sementara 2 skor balasan Sevilla sukses diraih melewati bunuh diri Clement Lenglet serta lesatan Luis Muriel (90+1′).

Kegarangan Barcelona yang masih bertahan pasca Lionel Messi digantikan itu membikin Ivan Rakitic tenang serta yakin jika persiapan mereka main tanpa sang superstar berlangsung mulus.

Hal itu amat vital untuk Barcelona, di mana mereka bakal secepatnya memainkan 2 pertandingan sulit melawan Inter Milan (Liga Champions) serta Real Madrid (La Liga Spanyol).

“Sekarang kami semua perlu bekerja sama serta memperlihatkan jika tanpa Lionel Messi, kesebelasan ini masih dapat berjalan dengan bagus. Kesebelasan perlu menyiapkan perubahan setingkat lebih cepat, ” tutur Ivan Rakitic sebagaimana dilansir BolaSport. com melalui Football Espana.

“Kami telah bersiap berlaga tanpa Lionel Messi untuk waktu yang lama. Team saya mesti merencanakan laga dengan baik, berlatih, serta bekerja sama, ” katanya.