Luka Modric Tolak Pinangan Milan

Luka Modric Tolak Pinangan Milan

Luka Modric memungkiri tawaran untuk gabung AC Milan pada jendela tranfer musim panas ini. Pemain berposisi gelandang tim nasional Kroasia ini sepertinya tak jua berminat untuk meninggalkan Real Madrid.

Sebagaimana ditulis Football5star. com dari Marca, Senin (1/7), menggunakan kedekatan personal, Zvonimir Boban coba mengerjakan usaha membawa Luka Modric. Khususnya supaya pemain berposisi gelandang berumur 33 tahun ini mau hijrah ke AC Milan.

Boban merupakan mantan bintang yang sekarang berkuasa menjadi Direktur Teknik AC Milan. Boban dan Modric adalah senegara yang sama-sama berasal dari Kroasia.

Tapi, kedekatan personal rasa-rasanya belum dapat buat mampu memengaruhi ketertarikan Modric. Upaya Boban juga rasa-rasanya tak memperoleh hasil baik karena Modric tetap mau berkarier di Santiago Bernabeu.

Modric adalah bintang yang direkrut menuju Madrid pada 2012 dari Tottenham Hotspur dengan biaya transfer senilai 30 juta poundsterling. Juni silam, dia diketahui bersedia memperbarui kesepakatan kontrak bareng tim berjulukan Los Blancos. Tapi, sampai sekarang tidak terdapat kepastian tentang pembaruan kesepakatan kontrak itu.

Modric sudah tampil dalam 200 pertandingan dan menyarangkan 12 goal bareng El Real. Ia juga jadi salah satu bagian vital kala Madrid menjuara Liga Champions 2014, 2016, 2017 dan 2018.

Blind: Talenta De Ligt Mengesankan

Blind: Talenta De Ligt Mengesankan

Kapten AFC Ajax, Matthijs de Ligt, dianggap oleh kawan seklubnya, Daley Blind, punya talenta fantastis. Pengakuan itu dibilang Blind usai sukses membawa Ajax memenangkan trofi jawara Liga Belanda.

Matthijs De Ligt, pemain bertahan berumur 19 tahun, diprediksi bakal pergi dari tim yang berbasis di Stadion Johan Cruijff ArenA pada penghujung kompetisi musim ini. Banyak tim raksasa Eropa berminat dengan talenta brilian yang di miliki de Ligt.

De Ligt belum lama menghantarkan AFC Ajax balik lagi mengangkat trofi Liga Belanda yang terakhir kali didapat di tahun 2014. Prestasi ini sekalian menyandingkan piala Liga Belanda dengan KNVB Beker yang didapat beberapa minggu sebelumnya.

Blind, mantan pemain bertahan Manchester United, sekalian kawan de Ligt di sektor barisan defensif tanpa bimbang menganggap talenta dan kemampuan yang di miliki bintang kelahiran 1999 ini.

“Tidak cuma menjadi kapten, ia vital untuk kami. Ini jua mengenai kepribadiannya. Ia merupakan tokoh kunci di dalam skuad, ” tutur Blind sesaat usai menaklukkan De Graafschap.

“Dia bisa membimbing kesebelasan di dalam masa-masa sukar. Namun, apabila ia bukanlah salah satu yang paling baik, tapi dia punya talenta brilian. Aku kira inilah bagaimana kita saling melengkapi menjadi sebuah kesebelasan. ” imbuh Daley Blind.

“Tapi ia punya talenta yang fantastis, ini telah pasti. ” imbuh Daley Blind.

Pada kampanye musim ini, Matthijs de Ligt berlaga semaksimal 55 partai di seluruh turnamen yang dilalui AFC Ajax. Karena kontribusi de Ligt, Ajax sukses melaju sampai fase semi-final Liga Champions, sebelum dihajar Tottenham Hotspur.

Lloris Menjadi Penjaga gawang Pertama yang Gagalkan Penalti Aguero

Lloris Menjadi Penjaga gawang Pertama yang Gagalkan Penalti Aguero

Hasil positif Tottenham Hotspur vs Manchester City pada leg perdana perempat-final Liga Champions pagi tadi menyisakan 1 kiprah heroik dari kapten kesebelasan, Hugo Lloris. Dia berhasil mengandaskan eksekusi penalti Sergio Aguero pada paruh ke 1.

Di pertandingan yang bergulir di Stadion Tottenham Hotspur itu, City hampir mengawali keunggulan saat bintang tuan rumah melanggar di kotak penalti. Namun eksekusi 12 pas yang diambil Aguero gagal membuahkan hasil.

Hugo Lloris yang berdiri dibawah mistar bisa menghalau bola. Namun siapa sangka apabila tepisannya ini membuahkan raihan istimewa.

Dia jadi penjaga gawang pertama yang mengandaskan tembakan penalti Aguero lebih dari sekali sejak 2006 lalu. Sebelumnya, penjaga gawang dari Prancis itu jua sudah mengandaskan tembakan penalti sang striker di kampanye musim 2014-2015.

Saat itu City serta Spurs berjumpa pada Premier League Oktober 2014. Memperoleh hadiah penalti pada paruh ke 1, ujung tombak Argentina tidak berhasil menjinakkan Lloris. Namun bedanya, The Citizen masih bisa mendapat kemenangan 4-1 serta Aguero memborong ke 4 goal kesebelasannya.

Tak hanya ini saja. Ketidakberhasilan penalti eks bintang Atletico Madrid itu jua jadi yang pertama kali untuknya pada 7 pertandingan tandang Liga Champions. Padahal pada 6 kesempatan sebelumnya vs Feyenoord, Napoli, Shakhtar Donetsk, Basel, Hoffenhiem, serta Schalke 04 senantiasa sukses memasukkan bola melalui titik penalti.

Sarri: Chelsea Layak Menang Lawan Wolverhampton

Sarri: Chelsea Layak Menang Lawan Wolverhampton

Chelsea tidak berhasil mendapat angka maksimal kala menghadapi Wolverhampton di Stamford Bridge, Minggu (10/3). Anak didik Maurizio Sarri itu cuma mendapat hasil seri 1-1.

Tim dari London Barat itu malahan mungkin menerima kekalahan apabila Eden Hazard tak menyarangkan goal penyama pada waktu menit-menit terakhir. Meski begitu, Sarri merasa skuatnya pantas mendapat kemenangan sebab mendapat beberapa kans buat menyarangkan goal.

“Kami membikin sejumlah kekeliruan, namun kami layak memenangkan pertandingan hari ini. Kami mengaku dengan kondisi awal serta paling akhir dalam area team saya tak mujur, namun di lain pihak kami butuh mengembangkan performa menyerang, ” tutur Sarri pada Sky Sports, Minggu (10/3).

“Kami tak menjalankan bola dengan tempo tinggi hari ini serta terlampau banyak berbuat sentuhan melawan kesebelasan yang menumpuk sejumlah bintang pada sektor barisan defensif, ” lanjut bekas juru tak-tik Napoli itu.

Selain itu, juru tak-tik berkebangsaan Italia itu jua menyatakan ia harus merubah skema permainan usai memasukkan Callum Hudson-Odoi di paruh ke 2. Tak cuma ini, dia jua membeberkan argumen menangguhkan Jorginho.

“Kami merubah sistem permainan buat pertama kali. Di paruh ke 2 kami berlaga dengan 4-2-3-1 usai Hudson-Odoi masuk. Ia menambah daya gedor team saya serta kami mesti berlaga dengan sistem yang tak sama, ” dia melanjutkan.

“Jika bintang lainnya tak bergerak tanpa bola, Jorginho bakal menemui kesusahan serta penarikannya hari ini ialah konsekueansi dari transformasi sistem di gelanggang, jadi bukanlah lantaran penampilannya, ” pungkas Sarri.

 

Joshua Kimmich Kritik Loew Soal Pendepakan Tiga Rekannya

Joshua Kimmich Kritik Loew Soal Pendepakan Tiga Rekannya

Joshua Kimmich angkat bicara tentang pendepakan Thomas Mueller, Mats Hummels, serta Jerome Boateng dari tim nasional Jerman oleh juru tak-tik Joachim Loew. Ia menganggap cara sang juru tak-tik menjalankan hal tersebut amat tak berkelas.

Menurut pengakuan resmi Bayern Munich dan ke 3 temannya, Joshua Kimmich menganggap Loew seperti tak menghargai pengabdian ke 3 temannya ini sepanjang ini. Menurut ia, harusnya sang juru tak-tik memperoleh langkah setingkat lebih elegan dalam memberitahukan pendepakan ke 3 nya.

“Dari sudut pandang salah satu pesepakbola, saya harus menyatakan jika cara yang dieksekusi bukanlah bagus, ” tutur Joshua Kimmich setelah pertandingan Bayern Munich melawan VfL Wolfsburg, Sabtu (9/3/2019).

Pemain bertahan sebelah kanan Bayern Munich ini melanjutkan, “Mereka sudah membangun kesebelasan selama satu dekade dan membikin kami juara dunia. Saya amat menyadari jika keduanya menyesal. Khususnya saat menyaksikan jika mereka bukan terlalu tua buat memperkuat tim nasional. Mereka layak mendapat pelepasan yang lebih bagus. ”

Selain itu, bintang yang pernah membela RB Leipzig serta VfB Stuttgart ini menganggap ketiadaan Hummels, Mueller, serta Boateng merupakan kehilangan besar untuk tim nasional Jerman. Hal tersebut bakal menjadi tantangan besar. Khususnya untuk bintang-bintang yang masuk tim buat pertandingan kontra Serbia.

“Kukira tiap-tiap orang yang ada di klub harus memperoleh setingkat lebih banyak tanggung jawab, ” tutur Joshua Kimmich tentang transformasi struktur di tim nasional Jerman usai 3 temannya di Bayern ditendang oleh Loew.

Klopp Malas Pikirkan Man City

Klopp Malas Pikirkan Man City

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, malas memikirkan pencapaian laga Manchester City. Untuk Klopp, hal tersebut tidak begitu vital.

“Saya kira Kamu tak butuh jawaban dari aku. Kami cuma butuh berlaga sepakbola serta merebut kemenangan, kemudian kita saksikan apakah yang bakal berlaku, ” tutur Jurgen Klopp pada Soccerway.

“Ini tak seperti aku angkat kaki menuju ruang ganti serta seseorang memberi tahu aku pencapaian laga City, serta aku kena serangan jantung. Kemenangan mereka hal yang normal. ”

City unggul tipis 1-0 vs West Ham United di lanjutan laga Liga Inggris di Etihad Stadium, Kamis (28/2) dini hari WIB. Goal semata wayang kemenangan The Citizens dibuat Sergio Aguero.

Pada saat yang bersamaan, Liverpool unggul 5-0 vs Watford di Anfield. Skor yang memastikan kemenangan The Reds dibuat Sadio Mane (dua gol), Virgil van Dijk serta Divock Origi.

Hasil positif ini membikin Liverpool masih ada di pucuk klasemen serta memimpin 1 angka vs Manchester City.

“Jika Kamu ada pada pucuk klasemen, mungkin seluruh rival unggul. Begitulah adanya. Aku tak berpikir City, namun pastinya hasil positif mereka telah aku prediksi, ” tutur Jurgen Klopp.

Di pertandingan selanjutnya, Liverpool bakal melawan Everton pada Goodison Park. Hasil positif menjadi harga mati untuk The Reds.

Bayern Munich Masih Belum Bisa Pastikan Masa Depan Franck Ribery

Bayern Munich Masih Belum Bisa Pastikan Masa Depan Franck Ribery

Kesepakatan kontrak Franck Ribery bareng Bayern Munich bakal usai Juni nanti. Sampai sekarang dewan klub tidak mengindikasikan bakal menambah durasi kesepakatan kontraknya. Kondisi itu jua membikin CEO tim, Karl-Heinz Rummenigge menolak sesumbar.

Ribery merupakan satu dari sekian banyak bintang senior yang masih tinggal di Bayern bareng Arjen Robben. Namun bedanya Robben telah menegaskan pindah pada penghujung kampanye musim ini. Sedangkan masa depan ia tengah tidak tentu.

Rummenigge menyatakan Bayern sekarang tengah mencari tahu seluruh kemungkinan tentang sang pemain sayap. Pembaruan kesepakatan kontrak jadi satu dari sekian banyak pilihan mereka mengingat skill besar yang telah diciptakan sang pemain sayap selama itu.

“Kami telah mengalami beberapa tahun yang mengesankan karena Ribery. Aku amat menghormatinya. Kami semua seharusnya terbuka serta jujur tentang kesepakatan kontraknya, ” tutur Rummenigge.

“Pada titik tertentu kita bakal berbincang-bincang bersama Franck serta agennya tentang masa depannya di sini. Sehabis ini kami bakal membuat keputusan bareng. Namun sampai sekarang aku tak dapat memperkirakan apakah yang bakal terjadi mendatang. Kita menunggu saja semua, ” sambungnya.

Meski telah berusia 35 tahun serta penampilannya terus terganggu dengan cedera, bintang dari Prancis itu masih diandalkan juru tak-tik Niko Kovac. Terbaru dia menghantarkan Bayern Munich mendapat hasil positif dramatis 3-2 atas Augsburg.