Kerinduan Hamka Hamzah kepada Pendukung PSM Terbayar

Penyerahan seragam oleh Hamka Hamzah pada Ketua Pendukung PSM Makassar melalui ordo Laskar Ayam Jantan (LAJ) diperbuat kala masuk ke jeda paruh pertama.

Kala pemain-pemain memasuki ruang ganti, Hamka memutuskan berjalan menuju arah tribun utara.

Dilansir BolaSport. com melalui laman Tribun Sebelah timur, Senin (15/10/2018), Hamka bertemu satu dari sekian banyak pentolan LAJ serta begitu saja memeluk erat salah satu pentolanya beranama Daeng Uki.

Aksi Hamka pun dibarengi bersama penyerahan seragam dengan cara simbolis pada Daeng Uki menjadi bentuk saling menghormati.

Hamka sendiri bukanlah seorang bintang yang terdengar asing untuk publik PSM Makassar.

Bintang kelahiran asli Makassar berumur 34 musim ini sudah 2 kali berjersey tim berjulukan Juku Eja itu.

Pertama-tama di kampanye musim turnamen 2000-2001 serta yang terbaru di kampanye musim 2017.

Penyerahan seragam melalui Hamka pada ketua pendukung PSM pada Daeng Uki mendapatkan respon baik dari ordo pendukung Juku Eja, LAJ.

Di dalam akun media sosial mereka LAJ, mengutarakan rasa terima kasih sudah menunjukan rasa menghargai melalui pendukung pada bekas pemain.

Kebahagian pendukung PSM Makassar kian tumbuh kala Juku Eja menegaskan 3 angka pada markas bersama hasil positif tipis 2-1 dari Arema FC

Bintang Manchester City Ini Disebut Pembunuh Tim Jerman

Gelandang Manchester City, David Silva, jadi penentu kemenangan skuatnya saat melawan Hoffenheim di partai match day dua Grup F liga Champions musim 2028-2019 di Wirsol Rhein Neckar Arena, Selasa (2/10).

Pada pertandingan itu, The Sky Blues sukses mendapat hasil positifsetelah berjuan mencetak skor 2-1, walau sempat tercipta 2 skor peluang di awal pertandingan.

Hoffenheim sukses memimpin lebih dulu lewat gol Ishak Belfodil kala pertandingan baru saja berlangsung 44 detik.

Tapi City bisa merespon gol Hoffenheim itu dengan segera serta telah bisa membalasnya saat laga sudah berjalan hingga menit kedelapan melewati Sergio Aguero.

Walau punya beberapa kesempatan, Manchester City sulit untuk mendapat gol yang menghantarkan tim menang.

Beruntung untuk Manchester City, mereka punya sesosok David Silva yang berhasil membukukan gol kemenangan saat laga sudah berjalan hingga menit ke-86.

Gol menuju gawang Hoffenheim ini adalah yang ketujuh di Liga Champions untuk David Silva sepanjang memperkuat Manchester City semenjak 2010-2011.

Uniknya, dari tujuh gol yang sukses dibuat David Silva pada akang Liga Champions, lima pada antaranya dia cetak menuju gawang wakil-wakil Jerman.

Silva sukses menorehkan gol-golnya pada turnamen Liga Champions menuju gawang Bayern Muenchen (2 kali), Borussia Moenchengladbach (2) dam Hoffenheim.

Sedangkan dua gol Silva yangg lain tercetak di gawang FC Steaua Bucuresti serta Dynamo Kiyv.

Lebih lanjut, empat dari lima gol-gol David Silva menuju gawang tim-tim Jerman ini sukses membawa Manchester City mendapat hasil positif.

Sementara 1 gol Silva lainnya berujung pencapaian seri 1-1 kala melawan Borussia Moenchengladbach.

Bersama tutur lainnya, Silva dapat disebut-sebut menjadi senjata rahasia untuk Manchester City setiap kali menghdapi wakil-wakil Jerman pada turnamen Liga Champions.

Satu-satunya wakil Jerman yang gawangnya tidak berhasil kebobolan Silva merupakan Borussia Dortmund.

 

 

5 Pemain yang Dibayar Kecil oleh Manchester United

david de gea

Manchester United adalah satu diantara klub paling kaya di dunia. Klub ini pastinya mempunyai kekuatan finansial yang tidak terbatas untuk menggaji besar pemain-pemainnya.

Alexis Sanchez, Paul Pogba, Romelu Lukaku merupakan contoh pemain-pemain yang memperoleh gaji tinggi di MU. Skill mereka di EPL jelas sudah tidak mesti dipertanyakan lagi maka tidak heran bila mereka memperoleh gaji selangit.

Tetapi tak selamanya pemain-pemain hebat coba lihat tautan ini memperoleh gaji yang tinggi dari Manchester United. Padahal orang-orang tersebut sangat pantas untuk memperoleh gaji yang tinggi mengingat mutu yang mereka punyai.

Dibawah ini 5 pemain yang dibayar kecil di Manchester United

1. Antonio Valencia

Antonio Valencia merupakan satu dari beberapa pemain zaman Sir Alex Ferguson yang masih tinggal di MU. Pesepakbola berumur 32 tahun tersebut direkrut oleh MU di tahun 2009 guna menggantikan Cristiano Ronaldo yang hengkang.

Valencia kurang sukses di posisi sayap sebelah kanan akan tetapi dalam beberapa periode belakangan, Valencia memperoleh peran anyar di posisi defender sebelah kanan. Posisi full-back nampaknya ideal bagi pesepakbola Ekuador ini dan sekarang dia dijadikan andalan di posisi itu.

Ia telah membuktikan dirinya menjadi satu diantara pesepakbola berkelas di posisinya dan kecepatan, kekuatan serta tekelnya nyaris tak ada cek tautan berikut tandingannya di negara ini. Dirinya juga dijadikan sebagai andalan Manchester United untuk posisi itu dan umur nampaknya cuma sebuah angka bagi Valencia.

Akan tetapi, kenyataan bahwa dirinya digaji lebih kecil daripada kawan setimnya Ashley Young sangatlah menggelikan, lantaran Manchester United begitu bergantung pada dirinya.

2. Eric Bailly

Eric Bailly berkunjung ke Manchester United sebagai pembelian perdana Mourinho di tahun 2016. Dari performa debutnya di liga, Bailey adalah pesepakbola yang selama ini diincar untuk mengisi lini pertahanan.

Pesepakbola Pantai Gading ini terkenal karna kekuatan, kecepatan, tekel serta keberanian berduel dengan pemain-pemain musuh. Pesepakbola berumur 23 tahun ini kerap disebut sebagai suksesor Nemanja Vidic di klub ditambah performanya sampai hari ini membenarkan klaim itu sendiri.

Ia merupakan defender tengah cemerlang Setan Merah saat ini namun digaji lebih kecil dibanding pemain semacam Chris Smalling dan Victor Lindelof.

Bayaran di bawah 100 rb poundsterling per minggu sama sekali tidak adil buat pemain dengan kemampuan seperti Bailey.

3. Marcus Rashford

Disebut sebagai satu diantara talenta muda yang cukup mendatangkan perhatian di Eropa, bayaran Marcus Rashford sekarang ini benar-benar tak akan mengurangi dompet MU.

Rashford disebut sebagai sumber referensi pesepakbola masa depan bersama Kylian Mbappe, Marco Asensio serta Osumane Dembele. Penyerang Inggris itu datang ke Manchester United dibawa oleh Louis Van Gaal, dan mengawali kariernya dengan menggodok brace dalam kemenangannya di kandang menghadapi Arsenal.

Rashford juga dijadikan sebagai pemain reguler di bawah besutan Mourinho. Kehadiran Alexis Sanchez di bulan Januari menjadikan waktu bermainnya di tim berkurang akan tetapi pesepakbola berumur 20 tahun tersebut telah menggodok 10 gol dan 8 assist untuk Setan Merah musim ini.

Tampaknya cuma kendala waktu sebelum MU mengontraknya dengan harga yang lebih tinggi.

4. Anthony Martial

Selain FA Cup, Martial barangkali merupakan satu-satunya hal yang menjadikan fans MU berterimakasih kepada Van Gaal. Pesepakbola Prancis tersebut dipekerjakan oleh Van Gaal dari AS Monaco di tahun 2015.

Striker Prancis tersebut digadang-gadang sebagai suksesor Thierry Henry. Akan tetapi, Martial telah unjuk gigi bahwa ia memiliki mutu yang cukup untuk dijadikan sebagai pemain bintang di masa yang akan datang.

Pesepakbola berumur 22 tahun tersebut telah menjadi satu dari beberapa pesepakbola terbaik MU musim sekarang ini dan ditakdirkan agar mampu menjadi lebih lengkap kunjungi bagus di masa yang akan datang. Martial telah menggodok 11 gol dan menghasilkan 10 assist untuk klubnya.

Masa kerja Martial bakal selesai di 2019 dan sekarang ini dikabarkan sedang dilaksanakan perbincangan guna membahas kontrak baru. Mourinho diberitakan sangatlah geram dengan klub sebab mereka menunda-nunda mengontrak pesepakbola bertalenta layaknya Martial dengan kontrak yang lebih bagus.

5. David de Gea

Barangkali tidak sedikit yang kurang setuju jika bayaran sebesar 200 rb poundsterling per minggu dianggap sangat kecil. Tetapi untuk David Gea bisa saja begitu.

Gary Neville belum lama ini mengungkapkan bahwa De Gea merupakan satu-satunya pesepakbola kelas dunia yang dipunyai MU sekarang ini. Di tahap ini, tak banyak yang dapat menolak teori tersebut.

Musim MU kala ini tentu terlampau dari memuaskan sekiranya bukanlah karena De Gea. Penjaga gawang Spanyol tersebut tengah dalam baca tulisan selengkapnya performa paling baiknya dan tampaknya tak dapat di kalahkan saat ini. Ia telah mengoleksi 15 clean sheet di EPL dan ada di posisi paling atas dalam masalah tersebut.

Reaksi De Gea di bawah gawang sangatlah luar biasa dan MU pun telah sukses mengekang pemain hebat macam itu. Sang penjaga gawang tersebut merupakan pemain yang paling baik di klub saat ini.

Masa kerja De Gea saat ini akan selesai di penghujung musim 2018/19. Manchester United dipercaya telah membuka negosiasi dengan agent De Gea untuk mengulas masa kerja baru.

Dengan bayarannya kala ini, De Gea dianggap cocok memperoleh yang lebih bagus. Tak ada manfaatnya apabila pesepakbola yang paling baik The Red Devils tak mendapatkan bayaran yang terbaik juga.

3 Rekor MU di EPL yang Sukar Dihancurkan

3 Rekor MU di EPL yang Sukar Dihancurkan

Manchester United adalah salahsatu tim yang paling besar di dunia sepak bola sekarang. Mereka telah meraih sejumlah tropi bergengsi yang ada walaupun akhir-akhir ini menelan kesulitan. Sir Alex Ferguson merupakan wajah di balik keberhasilan United di masa Premier League. Dia meninggalkan warisan abadi sehabis 26 th bertugas di Old Trafford & akan sukar ditandingi boss lain pd era yang akan datang. Dibawah pemerintahan pelatih Skotlandia ini, United mencapai pucuk kejayaan serta mendapat beberapa momen ajaib beberapa diantaranya adalah treble di thn 1999. Didalam perjalanannya, United jua tidak sedikit menghancurkan rekor yg dahsyat didalam sepak bola Dibawah ini 3 rekor MU di Premier League yng rasa-rasanya tak mungkin dihancurkan di dalam waktu dekat sebagaimana menurut media berita bola ini.

Hattrick Tropi Liga 2x – Manchester United memenangi trofi Premier League dengan berturut-turut terbanyak semenjak dimulainya liga. Mereka dapat memenangkan 3 tropi liga dengan cara back to back nggak cuma satu kali, tapi 2 kali. Tiada yg mampu melupakan team United pd penghujung 90-an, saat Class of ’92 menjuarai treble & mendominasi di liga. Team itu mengangkat 3 trofi secara terus menerus di 1998-99, 1999-2000 serta 2000-2001. Sir Alex Ferguson Lalu sukses membangun kesebelasan jawara yang lain 6 th kemudian, yng berupa punggawa sama seperti Ronaldo, Tevez, Rooney, Berbatov & sejumlah nama lain. Menurut web ini, kesebelasan tersebut, yg ketuai oleh Ronaldo, dapat mengangkat gelar Premier League sepanjang 3 thn beruntun – 2006-07, 2007-08 serta 2008-09.  Di jaman saat ini di mana peta kompetisi amat tak mampu diperkirakan, bakal susah mendapatkan lagi team yng dapat meraih Premier League sejauh 3 kompetisi musim secara terus menerus. Sejumlah kalangan barangkali mengatakan jika Manchester City sekarang, dg bakat remaja yg tidak mencapai kemampuan penuhnya, dapat meruntuhkan rekor itu. Tapi diperlukan upaya yang besar & konstan tuk mengerjakannya.

Jawara Liga Dg Angka Paling Sedikit – Menurut situs yang sering menyajikan berita Liga Inggris ini, pd kampanye musim 1996/97, Manchester United mengangkat tropi Premier League dgn sekedar 75 angka. Itu ialah 6 angka lebih buruk dr raihan angka Manchester City kini dg 8 laga sisa. Di masa modern kali ini rasanya nggak mungkin dgn 75 angka udah mampu mengisolasi trofi liga, & ini nampaknya takkan dilewati pd waktu yang akan datang. United menjuarai tropi di depan Newcastle serta Arsenal, dg masing2 mengumpulkan 68 angka. Di dalam dekade belakangan aja, total angka terendah dr kesebelasan kampiun merupakan 80 angka yng ditorehkan Manchester United di 2010/11. Malah Leicester City yg tak pernah dijagokan mampu jadi jawara dgn raihan 81 angka. Didalam masa di mana tempat di liga ditentukan oleh selisih goal, begitu tak mungkin bila semua team kampiun dapat mengangkat piala Premier League cuma usai mengoleksi 75 angka. Dgn sepak bola modern terus memperlihatkan konsep permainan2 menyerbu & skor setiap partai makin tumbuh, , catatan tersebut rasa-rasanya bakalan abadi.

Kemasukan di Markas Paling Sedikit Semusim – Kompetisi musim 1994/95 ialah kompetisi musim yng mau dilupakan Manchester United. United kehilangan trofi Premier League pd hari terakhir, walau Blackburn Rovers tumbang dr Liverpool, United sekedar mampu memperoleh hasil seri vs West Ham. United mempunyai rekor lini belakang terbeken di liga sehabis kemasukan 28 goal & cuma 4 skor yg dapat dibuat oleh tamunya di Old Trafford. Di dalam sepak bola modern sekarang, masih tak ada yng sukses mengadopsi rekor ini.